Jenis-Jenis Filter Hidrolik
Admin
09 Januari 2026
1x
Jenis filter hidrolik utama ditentukan oleh lokasi dan media filternya dalam sistem, seperti Suction Filter (sebelum pompa), Pressure Filter (setelah pompa, tekanan tinggi), Return Filter (jalur kembali ke tangki), dan Off-line/By-pass Filter (sirkuit terpisah), dengan media filter bervariasi seperti kawat, kertas, atau mikrokaca (microglass), yang semuanya berfungsi untuk menghilangkan kontaminan dari fluida hidrolik agar komponen awet.
Berdasarkan Lokasi Pemasangan
- Suction Filter (Saringan Hisap): Dipasang sebelum pompa, menyaring partikel besar (100-200 mikron) untuk melindungi pompa dari kerusakan awal.
- Pressure Filter (Saringan Tekanan): Terletak di jalur tekanan tinggi setelah pompa, menyaring kontaminan halus (5-25 mikron) sebelum fluida mencapai komponen kritis.
- Return Filter (Saringan Kembali): Dipasang di jalur kembali ke reservoir, menyaring kotoran yang terbawa setelah fluida bekerja (10-40 mikron).
- Breather Filter (Filter Pernapasan): Dipasang di tangki reservoir untuk menyaring udara yang masuk saat tangki kosong, biasanya 5-10 mikron.
- Off-line Filter (Sirkuit By-pass): Sistem filtrasi mandiri yang bekerja terpisah dari sirkuit utama, ideal untuk penyaringan tingkat tinggi tanpa mengganggu operasi.
Berdasarkan Media Filter
- Wire Mesh Filter (Jaring Kawat): Sederhana, biasanya untuk penyaringan kasar.
- Paper Filter (Kertas Selulosa): Murah dan dapat didaur ulang, tapi kurang efisien dibandingkan jenis lain.
- Microglass Filter (Mikrokaca): Sangat efisien, menangkap partikel halus, cocok untuk sistem sensitif (katup servo).
- Metal Edge Filter (Plat Logam): Tersusun dari gelang-gelang logam celah.
- Depth Filter: Memiliki banyak lapisan dengan pori berbeda (kasar ke halus) untuk efisiensi tinggi.
Jika ada kebutuhan filter hidrolik atau butuh teman untuk diskusi tentang hidrolik, Tim Dwi Tehnik Filtrindo siap membantu. Hubungi kami sekarang untuk konsultasi teknis dan penawaran filter terbaik.